Kalapas Pekanbaru Ikuti Silaturahmi dengan Ustadz Abdul Somad, Perkuat Pembinaan Keagamaan WBP
DetikNews.sbs, PEKANBARU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama Ustadz Abdul Somad, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pembinaan mental dan spiritual.
Pembinaan Keagamaan Jadi Pilar Karakter WBP
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut membahas berbagai peluang kerja sama. Fokus utamanya meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Yuniarto menyampaikan pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Warga Binaan, meningkatkan kesadaran diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial yang lebih optimal.
“Melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan dapat memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dukungan Kakanwil Ditjenpas Riau dan Ustadz Abdul Somad
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi menegaskan pembinaan kepribadian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan. Kolaborasi dengan tokoh agama dinilai menjadi langkah efektif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan etika di lingkungan Lapas dan Rutan.
Ustadz Abdul Somad menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya peran pembinaan spiritual dalam membangun pribadi yang lebih baik. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas, termasuk di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Sinergi Humanis untuk WBP dan Masyarakat
Melalui keikutsertaan Kalapas Pekanbaru dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan para tokoh agama semakin kuat. Tujuannya menghadirkan pembinaan yang humanis, bermanfaat, dan berdampak positif bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.
Juliana. R
Kaperwil : Pekanbaru

