Putri Sultan ke-15 Restui Pangeran Arsyadinsyah Jadi Sultan Kutaringin ke-16, Silaturahmi Keluarga Besar Kesultanan Menguatkan Dukungan
Keterangan Foto: Putri Sultan Kutaringin ke-15, Raden Ayu Sri Rahayu Kurniasih, bersama almarhum ayahandanya Sultan Kutaringin ke-15 dalam sebuah momen kebersamaan.
DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Dukungan terhadap rencana penobatan Pangeran Arsyadinsyah sebagai Sultan Kutaringin ke-16 terus menguat. Hal tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi Majelis Adat Kesultanan Kutaringin dengan Putri Sultan ke-15 yang digelar di kediaman Pangeran Arsyadinsyah, Jalan H.M. Rafii, Perum Beringin Rindang, Desa Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu malam (24/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Putri Sultan Kutaringin ke-15, Raden Ayu Sri Rahayu Kurniasih, secara terbuka menyampaikan pernyataan sikap sekaligus restu kepada Pangeran Arsyadinsyah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Kesultanan Kutaringin.
Kegiatan silaturahmi itu turut dihadiri Pangeran Arsyadinsyah, Ratu Nur Maulidinah, Ketua Dewan Adat Gusti Aspani, Dewan penasehat,Gusti Kadran, Gusti Imansyah, Gusti Ahmad Suriansyah, Gusti Achmat Nor S, Ratu Nor Maulina, para tetua adat, serta keluarga inti Kesultanan Kutaringin.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ruang musyawarah adat, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Kesultanan Kutaringin yang diinisiasi oleh Majelis Adat sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan nilai-nilai adat, budaya, dan marwah kesultanan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam penyampaiannya, R.A, Sri Rahayu atau akrab disapa Yayuk yang merupakan putri dari Sultan Kutaringin ke-15, Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah, menyatakan dukungan dan restunya terhadap Pangeran Arsyadinsyah.
“Saya putri Sultan Kutaringin ke-15 merestui dan mendukung Pamanda Pangeran Arsyadinsyah untuk melanjutkan kepemimpinan di Kesultanan Kutaringin sebagai Sultan ke-16,” ujar Yayu di hadapan Majelis Adat dan keluarga besar kesultanan.
Pernyataan tersebut disambut penuh haru oleh para tokoh adat dan keluarga kerajaan yang hadir. Suasana berlangsung khidmat dengan lantunan sholawat sebagai bentuk doa dan penghormatan terhadap proses adat yang sedang berjalan.
Silaturahmi yang digelar atas inisiasi Majelis Adat Kesultanan Kutaringin juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antar keluarga besar kesultanan, menjaga persaudaraan, serta membangun kesepahaman dalam menghadapi proses suksesi yang tetap mengedepankan nilai adat, kebersamaan, dan musyawarah.
Dukungan yang disampaikan langsung oleh putri Sultan ke-15 dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju penobatan.
Pangeran Arsyadinsyah sendiri diketahui merupakan saudara kandung Sultan Kutaringin ke-15 sekaligus putra dari Sultan Kutaringin ke-14, Pangeran Ratu Alamsyah.
Sejumlah tokoh adat yang hadir menilai Pangeran Arsyadinsyah memiliki kapasitas, pengalaman, dan tanggung jawab moral untuk meneruskan amanah kesultanan serta menjaga kelestarian adat dan budaya Kesultanan Kutaringin di tengah perkembangan zaman.
Majelis Adat Kesultanan Kutaringin menyebut rangkaian pertemuan dan silaturahmi tersebut menjadi salah satu tahapan dalam proses adat yang selanjutnya akan dilanjutkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan kesultanan menjelang agenda penobatan yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026.
Melalui semangat silaturahmi dan musyawarah keluarga besar, penobatan Sultan Kutaringin ke-16 diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat persatuan internal kesultanan sekaligus menjaga warisan budaya dan adat istiadat Kesultanan Kutaringin agar tetap lestari di Bumi Marunting Batu Aji.(Gusti)

