BREAKING NEWS

Di Tengah Terik dan Hujan, Nurrokhim Setia Membantu Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Tiga Pelingkau

 


DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Di tengah padatnya arus kendaraan di Simpang Tiga Pelingkau, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sosok Nurrokhim menjadi pemandangan yang akrab bagi para pengguna jalan setiap hari.


Pria kelahiran Semarang tahun 1979 itu telah menjalani aktivitas sebagai pemandu kendaraan sejak tahun 2023 hingga sekarang.


Tanpa pekerjaan tetap lainnya, ia menggantungkan penghasilannya dari pemberian sukarela para pengendara yang merasa terbantu dengan kehadirannya di persimpangan tersebut.


Sebagai ayah dari dua orang anak, Nurrokhim memulai aktivitasnya sejak pukul 07.00 WIB. Ia berdiri di sekitar simpang untuk membantu kelancaran arus kendaraan hingga sore hari, terutama pada jam-jam sibuk saat pelajar berangkat sekolah dan masyarakat menuju tempat kerja.



Menurut Nurrokhim, Simpang Tiga Pelingkau merupakan salah satu titik yang cukup ramai dan memiliki potensi kerawanan kecelakaan apabila pengendara tidak berhati-hati.


"Kadang panas terik, kadang hujan deras, saya tetap turun ke jalan. Tujuannya membantu kelancaran kendaraan roda dua maupun roda empat agar lebih aman saat melintas," ujarnya.Sabtu (30/5/26)


Ia mengaku terpanggil untuk membantu para pengguna jalan, terutama ketika arus kendaraan dari berbagai arah mengalami kepadatan pada pagi maupun sore hari.


Pada pagi hari, lalu lintas di kawasan tersebut dipadati oleh pelajar dan pegawai yang berangkat beraktivitas. Sementara pada sore hari, kepadatan kembali terjadi saat masyarakat pulang kerja.


Dalam kondisi seperti itu, kehadiran Nurrokhim kerap membantu pengendara untuk melintas dengan lebih tertib dan aman.


Meski bukan petugas resmi, keberadaan Nurrokhim dinilai memberikan kontribusi positif bagi kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.


Dedikasinya yang hampir setiap hari berada di lokasi secara tidak langsung turut membantu upaya menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan, sejalan dengan tugas yang dijalankan oleh instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas.


Dengan penuh kesabaran, ia membantu memberikan aba-aba kepada kendaraan dari berbagai arah agar dapat melintas dengan aman. Kehadirannya pun mendapat apresiasi dari sejumlah pengguna jalan yang setiap hari merasakan manfaat dari bantuannya.



"Alhamdulillah, setiap hari ada saja rezeki yang bisa dibawa pulang untuk keluarga. Ada yang memberi dari pengendara motor, mobil, bahkan sopir truk besar. Yang penting saya ikhlas membantu," tuturnya.


Bagi Nurrokhim, pekerjaan yang dijalani bukan semata-mata untuk mencari nafkah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.

Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas di jalan A.yani dan jalan menuju Terminal Natai Suka, sosok Nurrokhim menjadi gambaran sederhana tentang semangat kerja keras dan kepedulian sosial.


Dengan berdiri berjam-jam di bawah terik matahari maupun guyuran hujan, ia tetap menjalankan perannya membantu kelancaran arus kendaraan demi terciptanya perjalanan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat yang melintas di Simpang Tiga Pelingkau.(Gusti)