Aksi Nyata May Day, Kapolres Kutim Turun Langsung Gelar Bakti Kesehatan
DetikNews.sbs Kutai Timur – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto turun langsung memimpin kegiatan bakti kesehatan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat dan para pekerja, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kutai Timur ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin. Bakti kesehatan ini disambut antusias oleh warga dan para pekerja yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto terlihat langsung memantau jalannya kegiatan, berinteraksi dengan masyarakat, serta memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan tepat sasaran. Kehadirannya di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan May Day yang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga aksi sosial yang memberikan manfaat langsung.
“Momentum May Day ini kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas kerja, sehingga kegiatan bakti kesehatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kondisi tubuh tetap prima.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri yang humanis dan peduli. Ini juga menjadi upaya kami dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Kutai Timur menunjukkan bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya dimaknai sebagai momentum perjuangan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.
( Marudut Sijabat)
