BREAKING NEWS

Penutupan Sementara Istana Kuning Tuai Pertanyaan, Pangeran Arsyadinsyah Mengaku Tidak Mengetahui Adanya Pemeliharaan

 

Poto: Pangeran Arsyadinsyah memberikan keterangan kepada wartawan saat ditemui di kediamannya terkait penutupan sementara Istana Kuning Kesultanan Kutaringin.


DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Penutupan sementara Istana Kuning Kesultanan Kutaringin yang berada di Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menimbulkan perhatian dari masyarakat, wisatawan, serta keluarga besar Kesultanan Kutaringin.


Di pintu gerbang utama kawasan istana terpasang pengumuman yang menyatakan bahwa Istana Kuning ditutup sementara untuk seluruh kegiatan dengan alasan pemeliharaan dan pengunjung dilarang masuk.



Namun, pengumuman tersebut tidak menjelaskan bentuk pemeliharaan yang sedang dilakukan maupun jangka waktu penutupan.


Saat dikonfirmasi di kediamanya perum beringin rindang desa pasir panjang, Pangeran Arsyadinsyah selaku Menteri Dalam Kesultanan Kutaringin mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait adanya pemeliharaan sebagaimana yang tercantum dalam pengumuman tersebut.


"Saya tidak mengetahui apakah memang ada pemeliharaan di Istana Kuning. Kalau memang ada, bentuk pemeliharaannya seperti apa saya juga tidak diberi tahu oleh pihak yang selama ini menjadi pengelola," ujarnya,Rabu 10/6/26 


Menurutnya, hingga saat ini dirinya belum menerima informasi mengenai jenis pekerjaan pemeliharaan yang sedang berlangsung maupun alasan dilakukannya penutupan sementara terhadap kawasan istana.


Penutupan tersebut juga berdampak pada kunjungan wisatawan yang datang untuk melihat salah satu situs sejarah dan budaya yang menjadi ikon Kabupaten Kotawaringin Barat.


Sejumlah pengunjung yang datang ke lokasi harus mengurungkan niatnya setelah mendapati gerbang utama tertutup dan terdapat pemberitahuan larangan masuk.

Selain itu, penutupan akses ke kawasan istana disebut turut memengaruhi sejumlah agenda internal kesultanan.


Pasalnya, Majelis Adat Kesultanan Kutaringin memerlukan akses ke lingkungan istana dalam rangka pelaksanaan berbagai tahapan kegiatan adat, termasuk persiapan prosesi penobatan Sultan Kutaringin ke-16 yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat.


Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan keluarga besar kesultanan dan masyarakat terkait alasan penutupan serta bentuk pemeliharaan yang dimaksud dalam pengumuman tersebut.


Sejumlah pihak berharap adanya penjelasan resmi agar tidak menimbulkan berbagai penafsiran di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola mengenai bentuk pemeliharaan yang sedang dilakukan, alasan penutupan secara menyeluruh, maupun batas waktu penutupan Istana Kuning.


Media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola terkait penutupan sementara tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh tanggapan atau keterangan resmi.


Masyarakat berharap informasi lebih lanjut dapat segera disampaikan kepada publik guna memberikan kepastian bagi wisatawan, masyarakat, maupun pihak-pihak yang memiliki kepentingan kegiatan di lingkungan Istana Kuning.(Gusti)