BREAKING NEWS

SPPG Kemala Bhayangkari Polres PPU Kembali Beroperasi, Pengawasan Diperketat Demi Keamanan Pangan Pelajar

 


DetikNews.sbs, Penajam Paser Utara – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Penajam Paser Utara (PPU) resmi kembali beroperasi dengan pengawasan ketat guna memastikan kualitas dan keamanan makanan bagi para pelajar. 


Pengoperasian kembali SPPG tersebut ditandai dengan kegiatan pengecekan dan pengawasan langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) bersama Sidokkes dan Siwas Polres PPU, Selasa (28/4/2026), di Gedung SPPG Polres PPU.


Kegiatan dipimpin oleh Kanit Paminal Polres PPU IPTU Jusman Kasmily bersama tim lintas fungsi, dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh tahapan pelayanan, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga makanan siap distribusi.


Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Wakapolres Kompol Awan Kurnianto, S.H. menyampaikan bahwa beroperasinya kembali SPPG ini merupakan bagian dari komitmen Polres PPU dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi pelajar.

“SPPG Kemala Bhayangkari ini kembali beroperasi dengan penguatan pengawasan di setiap tahapan, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Kami ingin memastikan makanan yang diberikan kepada para pelajar benar-benar aman, higienis, dan memenuhi standar gizi,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa pengawasan lintas fungsi yang melibatkan Propam, Sidokkes, dan Siwas menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas layanan tetap optimal dan akuntabel.

“Pengawasan ini tidak hanya bersifat pengendalian, tetapi juga sebagai bentuk jaminan kualitas agar pelayanan berjalan profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.


Tim Sidokkes turut melakukan uji keamanan pangan (food safety) menggunakan metode organoleptik yang mencakup penilaian rasa, bau, warna, tekstur, serta tampilan makanan. Selain itu, pengujian juga dilakukan menggunakan food safety kit untuk mendeteksi kemungkinan kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, nitrit, arsenik, hingga sianida.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel makanan dinyatakan aman dan tidak mengandung zat berbahaya.


Kepala SPPG Polres PPU, Yoggi Adjie Nugroho, S.Pd menjelaskan bahwa operasional dapur didukung oleh 30 orang karyawan serta tenaga ahli gizi Sharfina Duroothul Hikmah, S.Tr.Gz guna memastikan menu yang disajikan memenuhi standar kebutuhan gizi pelajar.


Pada hari tersebut, SPPG Polres PPU menyalurkan sebanyak 1.189 porsi makanan kepada sejumlah sekolah di wilayah Penajam, di antaranya TK Kemala Bhayangkari, SDN 038 Penajam, SMP 21 Penajam, serta SMAN 8 Penajam.

Distribusi dilakukan melalui dua rute pengantaran menggunakan kendaraan operasional, guna memastikan makanan tiba tepat waktu dan dalam kondisi layak konsumsi.


Dengan kembali beroperasinya SPPG Kemala Bhayangkari ini, Polres PPU menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi pelajar sekaligus memastikan pelayanan berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan.


(Marudut Sijabat)