Razia Gabungan di Yos Sudarso, Satlantas Polres Kutim Tindak 36 Pelanggar dan Perketat Disiplin Berlalu Lintas
DetikNews.sbs Kutai Timur – Suasana Jalan Yos Sudarso II, tepatnya di Depan Dealer Suzuki, Sangatta, mendadak dipadati petugas gabungan pada Kamis (30/4/2026) sore. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur bersama Pom AD dan Dispenda menggelar Operasi 21 Gabungan, menyasar pengendara yang melanggar aturan sekaligus menertibkan kelengkapan kendaraan.
Operasi ini langsung menarik perhatian pengguna jalan. Satu per satu kendaraan dihentikan untuk diperiksa, mulai dari kelengkapan surat hingga kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas.
Sebanyak 48 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra. Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan guna memastikan kesiapan serta kesamaan pola tindak di lapangan.
Hasilnya, puluhan pelanggar berhasil terjaring. Petugas mencatat sebanyak 36 pelanggaran dengan barang bukti yang diamankan berupa 5 SIM, 22 STNK, serta 9 unit sepeda motor. Kendaraan yang diamankan langsung dibawa ke kantor Satlantas untuk proses lebih lanjut.
Menurut AKP Rezky, operasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Penertiban ini kami lakukan untuk mengingatkan bahwa keselamatan berkendara dimulai dari kepatuhan terhadap aturan. Kelengkapan surat kendaraan adalah hal mendasar yang wajib dipenuhi,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan pelaksanaan Operasi 21 Gabungan merupakan bentuk keseriusan Polres Kutim dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.
“Operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga sebagai langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa tertib berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama demi keselamatan kita semua,” ungkapnya.
AKBP Fauzan juga menambahkan bahwa sinergi lintas instansi dalam operasi gabungan ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan.
“Kami terus memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait agar penegakan hukum di bidang lalu lintas berjalan optimal. Harapannya, masyarakat semakin disiplin dan angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,” tutupnya.
(Marudut Sijabat)
