Kadin Kobar Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Bangunan dan Pertanian, Peternakan Serta Komoditas lainya
Ketua Kadin Kotawaringin Barat saat menyampaikan pandangan terkait kondisi perekonomian dan perkembangan sektor usaha di Kabupaten Kotawaringin Barat.Poto Istimewa (Gusti).
Ketua Kadin Kobar, Gusti Muhammad Hadiansyah, menilai ketiga sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah sekaligus daya beli masyarakat.
Menurutnya, pergerakan harga kebutuhan pokok maupun material bangunan perlu dipantau secara berkala.
Antisipasi sejak dini penting dilakukan agar lonjakan harga tidak berdampak terhadap pembangunan infrastruktur maupun keberlangsungan usaha petani dan peternak lokal.
"Kami meminta adanya koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, distributor, dan para pelaku usaha untuk memetakan rantai pasok. Sektor bahan bangunan, pertanian, dan peternakan ini saling berkaitan dan sangat sensitif terhadap gejolak pasar," ujar Gusti Muhammad Hadiansyah.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap jalur distribusi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan stok maupun spekulasi harga di tingkat pasar.
Selain pengawasan, pemerintah daerah juga dinilai perlu memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha sehingga ketersediaan barang dapat terjaga, terutama ketika terjadi peningkatan permintaan.
Kadin Kobar, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam menjaga iklim usaha tetap kondusif sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar.
"Yang paling penting adalah jangan sampai kita baru bertindak setelah harga naik dan stok langka. Antisipasi dan pemetaan rantai pasok harus dilakukan sejak awal," tegasnya.(Gusti).
