Disperkimtan Kobar Bahas Rencana Pengembangan Dua Kawasan Perumahan
Pembahasan tersebut melibatkan PT Griya Kencana Permai melalui proyek Imperial Park dan PT Syifa Borneo Sejahtera melalui SBS Land. Kegiatan menjadi bagian dari tahapan koordinasi pemerintah daerah bersama pengembang sebelum rencana pembangunan perumahan dikembangkan lebih lanjut.
Dalam expose tersebut, kedua pengembang mempresentasikan konsep kawasan, tata letak hunian, serta berbagai fasilitas pendukung yang direncanakan.
Imperial Park mengusung konsep Classic Modern Residence, sementara SBS Land mempersiapkan kawasan yang terdiri dari hunian subsidi maupun komersial.
Pembahasan siteplan dilakukan dengan melibatkan perangkat daerah dan instansi terkait. Sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya penataan kawasan, kelengkapan fasilitas pendukung serta kesesuaian rencana pembangunan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Disperkimtan Kobar menyampaikan, expose siteplan diperlukan untuk menyatukan pembahasan dari berbagai pihak sehingga rencana pembangunan perumahan dapat dipersiapkan secara lebih matang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap rencana pengembangan perumahan dapat dibahas secara terpadu dengan memperhatikan aspek penataan kawasan, kebutuhan masyarakat, serta kelengkapan fasilitas pendukung,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, pengembang dan instansi teknis menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan kawasan hunian yang tertata dan nyaman.
Disperkimtan Kobar berharap pengembangan perumahan ke depan tidak hanya berorientasi pada penyediaan tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan fasilitas lingkungan dan keberlanjutan kawasan.
Dengan pembahasan sejak tahap perencanaan, pemerintah daerah mendorong agar kawasan perumahan yang dibangun nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung penataan wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat.(Gusti).

