BREAKING NEWS

Polsek Muara Bengkal Dampingi Pengiriman 2,1 Ton Jagung Hibrida ke Bulog Samarinda


DetikNews.sbs. KUTAI TIMUR – Polsek Muara Bengkal terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi proses pengiriman hasil panen jagung hibrida milik petani ke gudang Bulog di Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (30/4/2026).


Pengiriman jagung hibrida pipil ini berasal dari petani Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, atas nama Imam Turmudzi. Total hasil panen yang dikirim mencapai 2.117 kilogram atau sekitar 2,1 ton, yang merupakan hasil pengelolaan lahan seluas 3,5 hektare sejak masa tanam pada 1 Januari 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Bengkal Brigpol Fitra Maulana turut melakukan pendampingan mulai dari proses administrasi hingga distribusi ke gudang Bulog. Setibanya di lokasi, dilakukan pengecekan dokumen, proses bongkar muat dari kendaraan ke gudang, penimbangan, hingga pengemasan ulang menggunakan karung baru sesuai standar Bulog.


Selanjutnya, dilakukan penandatanganan berita acara jual beli antara pihak petani dengan manajemen gudang Bulog Samarinda. Harga jual jagung pipil ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 11,1 persen, sesuai dengan standar yang berlaku di Bulog.


Kapolsek Muara Bengkal, AKP Rahmat Hartoyo, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu petani, khususnya dalam memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik oleh pemerintah.


“Kami dari Polsek Muara Bengkal berkomitmen untuk terus mendukung para petani, mulai dari proses penanaman hingga distribusi hasil panen. Pendampingan ini bertujuan agar hasil pertanian masyarakat memiliki kepastian pasar dan harga yang sesuai standar,” ujar AKP Rahmat Hartoyo.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri, petani, dan pihak Bulog menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk meningkatkan produktivitas. Polri akan selalu hadir untuk memberikan pendampingan serta memastikan seluruh proses berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tambahnya.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur.


( Marudut Sijabat)