Nahkoda Baru KONI Kutai Barat Resmi Dikukuhkan, Siap Gaspol Menuju Porprov Kaltim 2026 di Paser
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Ketua KONI Kalimantan Timur Drs. Rusdiansyah Aras bersama jajaran pengurus KONI Kaltim, Camat Barong Tongkok, Ketua Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat, para mantan Ketua KONI Kubar, serta sejumlah tokoh olahraga dan undangan lainnya.
Momentum pelantikan tersebut dinilai bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan menjadi titik awal memperkuat konsolidasi dan membangun kembali kejayaan olahraga Kutai Barat di tengah persaingan antar daerah yang semakin kompetitif.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Kalimantan Timur Rusdiansyah Aras menegaskan bahwa tantangan besar telah menanti pengurus baru KONI Kubar, khususnya dalam menghadapi Porprov VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser pada November 2026 mendatang.
Menurutnya, waktu persiapan yang tersedia relatif singkat sehingga dibutuhkan langkah cepat, soliditas organisasi, serta program kerja yang terarah dan terukur demi mempersiapkan atlet-atlet terbaik Kutai Barat.
“Waktu kita tidak banyak. Fokus utama saat ini adalah mempersiapkan kontingen menuju Porprov VIII di Paser. Kutai Barat memiliki potensi atlet yang luar biasa,” tegas Rusdiansyah.
Ia juga berharap di bawah kepemimpinan Alsiyus, pembinaan atlet usia dini semakin diperkuat dan cabang olahraga unggulan dapat dibina secara maksimal agar Kutai Barat mampu bersaing dan meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
Selain itu, Rusdiansyah turut memberikan apresiasi kepada Bupati Kutai Barat Frederick Edwin atas dukungan dan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur olahraga serta pembinaan atlet di daerah.
Menurutnya, kemajuan olahraga tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, hingga para atlet.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan KONI adalah kunci mutlak dalam mencetak juara,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kubar, Gamas Laden Mering, menegaskan bahwa pelantikan pengurus KONI menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat olahraga daerah setelah dinamika organisasi yang terjadi beberapa waktu terakhir akibat kekosongan jabatan Ketua KONI Kubar.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi positif, memperkuat soliditas organisasi, serta melahirkan prestasi-prestasi gemilang yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga.
“Amanah yang diberikan kepada Bapak Alsiyus beserta jajaran bukanlah tugas yang ringan. Namun kami percaya dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, KONI Kutai Barat akan kembali menjadi rumah besar olahraga yang solid dan berprestasi,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemkab Kubar juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor olahraga. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah, olahraga dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, tangguh, serta memiliki daya saing tinggi.
Karena itu, kepengurusan KONI yang baru diminta segera menyusun program kerja konkret dan berkelanjutan yang fokus pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penguatan organisasi cabang olahraga, hingga peningkatan prestasi atlet secara berkesinambungan.
Seluruh cabang olahraga juga diajak menjaga kekompakan dan meninggalkan perpecahan demi menciptakan iklim olahraga yang sehat dan harmonis untuk kemajuan Kutai Barat.
Di kesempatan yang sama, Alsiyus menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal dalam memajukan dunia olahraga di Kutai Barat. Ia memastikan pembinaan atlet dan penguatan organisasi menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinannya.
Menurutnya, KONI Kubar akan terus memberikan dukungan kepada seluruh cabang olahraga agar mampu berkembang dan mencetak prestasi di berbagai ajang kompetisi.
“Memajukan olahraga bukan perkara mudah. Dibutuhkan kerja keras, waktu, dan dukungan dari berbagai pihak,” ungkap Alsiyus.
Ia juga menegaskan akan terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung kemajuan olahraga di Kutai Barat secara menyeluruh.
Menjelang Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser, Alsiyus berharap pemerintah daerah dapat memberikan bonus bagi atlet peraih medali emas setara dengan Kabupaten Mahakam Ulu, yakni sebesar Rp70 juta.
Menurutnya, kepastian bonus dan perhatian terhadap kesejahteraan atlet akan menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk tampil maksimal dan membawa nama harum Kutai Barat di tingkat provinsi.
“Atlet kita bekerja keras mewakili Kutai Barat dan mengharumkan nama daerah. Jadi wajar kalau mereka mendapatkan reward,” pungkasnya.
(LAF)

