Inspektorat Sukamara Pelajari Pembangunan Zona Integritas di Kobar
Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bagian dari studi pembelajaran terkait pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Inspektorat Daerah Kabupaten Sukamara ingin mempelajari praktik terbaik yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Kobar dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.
Keberhasilan Kabupaten Kobar dalam pembangunan Zona Integritas terlihat dari diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh dua perangkat daerah, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kobar serta Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri jajaran Inspektorat Daerah Kabupaten Sukamara bersama pegawai Inspektorat Daerah Kobar. Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai strategi pembangunan Zona Integritas, pemenuhan indikator penilaian, hingga tantangan yang dihadapi dalam implementasi reformasi birokrasi.
Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Kobar, Andi Heru Wiyono, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya berfokus pada administrasi semata, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.
“Pembangunan Zona Integritas harus dibangun melalui komitmen bersama, baik pimpinan maupun seluruh pegawai, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan kaji banding menjadi momentum penting untuk saling bertukar pengalaman dan inovasi dalam penguatan reformasi birokrasi di daerah.
Sementara itu, perwakilan Inspektorat Daerah Kabupaten Sukamara, Ida Pebrianty, mengapresiasi sambutan Pemerintah Kabupaten Kobar yang dinilai terbuka dalam berbagi pengalaman terkait pembangunan Zona Integritas.
“Kami berharap dari kegiatan ini dapat memperoleh banyak pembelajaran dan masukan yang nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Sukamara, khususnya dalam memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Selain diskusi, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai berbagai inovasi dan langkah penguatan integritas yang telah diterapkan di lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Kobar.
Melalui kaji banding tersebut, diharapkan terjalin kerja sama dan sinergi antarpemerintah daerah dalam mendukung reformasi birokrasi demi menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional, dan semakin optimal dalam melayani masyarakat.(Gusti)


