Hadapi Keterbatasan Anggaran dan Ancaman Karhutla, Wabup Kobar Tekankan Sinergi di Paripurna DPRD
DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto, SH, MH menyoroti tantangan keterbatasan fiskal hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat menghadiri Rapat Paripurna Ke-I DPRD Kobar, Senin (4/5/2026).
Rapat tersebut digelar dalam rangka penutupan Masa Persidangan II sekaligus pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026.
Paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kobar itu dihadiri Ketua,Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD Kobar, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Suyanto yang mewakili Bupati menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif di tengah berbagai tantangan pembangunan.
“Ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Ia memaparkan, selama Masa Persidangan II, sejumlah agenda strategis telah diselesaikan, di antaranya pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 serta dua rancangan peraturan daerah (Ranperda). Salah satunya telah disahkan menjadi Perda terkait perubahan pajak daerah dan retribusi, sementara satu lainnya masih dalam proses pembahasan.
Selain itu, telah ditetapkan Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kobar 2026–2046 sebagai pedoman penataan ruang ke depan.
Namun demikian, Suyanto mengingatkan bahwa pemerintah daerah ke depan akan menghadapi tekanan fiskal di tengah tuntutan mendukung berbagai program prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga pengendalian inflasi dan peningkatan investasi.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti ancaman musim kemarau yang berpotensi memicu karhutla.
“Kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus terus ditingkatkan, terutama memasuki musim kemarau,” tegasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Suyanto menyebut sejumlah indikator pembangunan daerah masih menunjukkan tren positif.
Pemerintah daerah pun tetap fokus pada penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah untuk mendukung pelayanan masyarakat.
Di akhir sambutan, ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara DPRD dan pemerintah daerah serta berharap kerja sama tersebut terus diperkuat.
“Sinergi ini penting untuk mewujudkan Kotawaringin Barat yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.(Gusti).

