Bupati Nurhidayah Lepas 100 Kontingen Kobar ke FBIM 2026, Targetkan Tampil Maksimal
DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, S.H., M.H., secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Kobar untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Kota Palangka Raya.
Pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kobar, Rabu (13/5/2026), dan dihadiri para peserta, pendamping, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Festival budaya tahunan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut akan berlangsung selama 10 hari, mulai 16 hingga 24 Mei 2026. Kontingen Kobar dijadwalkan berangkat menuju Palangka Raya pada Jumat (15/5/2026) menggunakan armada Bus Agung Mulia.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, kekompakan, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti ajang budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.
“Saya berharap seluruh kontingen dapat menjaga kekompakan dan menampilkan kemampuan terbaik sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Nurhidayah.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta, pelatih, pendamping, serta OPD yang telah mempersiapkan kontingen Kobar untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan dan pertunjukan budaya pada FBIM 2026.
Total kontingen Kabupaten Kobar yang diberangkatkan sebanyak 100 orang, terdiri dari peserta dan pendamping dari sejumlah OPD.
Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), sebanyak 42 orang mengikuti beberapa cabang kegiatan, di antaranya Parade Tari Pesisir, Tradisi Lisan Pantun Saloka, lomba Mangenta, lomba Menjawet Uwei, serta karnaval budaya.
Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengirimkan 40 peserta untuk mengikuti delapan cabang perlombaan. Sedangkan Dinas Pariwisata memberangkatkan 20 orang untuk mengikuti dua cabang lomba pada festival tersebut.
Bupati Hj. Nurhidayah berharap keikutsertaan Kabupaten Kobar dalam Festival Budaya Isen Mulang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Kotawaringin Barat di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. (Gusti)


