BREAKING NEWS

Topang Ketahanan Pangan IKN, Polsek Sepaku Siapkan 10 Hektare Lahan Jagung di Sepaku


DetikNews.sbs  Penajam Paser Utara – Upaya penguatan ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara terus diperkuat. Kali ini, Polsek Sepaku bersama Pemerintah Desa Sukomulyo menggarap lahan seluas 10 hektare untuk penanaman jagung pipil hibrida, Jumat (17/4/2026).


Program ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan kesiapan sektor pangan di wilayah penyangga IKN yang kini menjadi pusat perhatian nasional.


Berlokasi di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara—wilayah yang masuk dalam kawasan inti pengembangan IKN—kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan sebagai upaya berkelanjutan dalam membangun kemandirian pangan.


Tahapan awal dilakukan melalui pematangan lahan, termasuk pembangunan embung sebagai sumber air irigasi, serta pembersihan lahan melalui penyemprotan gulma. Penanaman dijadwalkan dimulai pada 1 Mei 2026 dengan estimasi panen pada 1 Agustus 2026.


Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, SIK., M.M., M.Tr.SOU melalui Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin ,S.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap agenda strategis nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di kawasan IKN.


“Pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesiapan pangan. Wilayah Sepaku memiliki peran vital sebagai penyangga, sehingga optimalisasi lahan produktif menjadi keharusan,” tegasnya.


Menurutnya, keberadaan lahan pertanian yang dikelola secara terstruktur akan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah percepatan pembangunan IKN yang masif.


Lebih jauh, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.


Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang melihat langsung komitmen aparat dalam mendorong sektor pertanian sebagai pilar ekonomi sekaligus penopang ketahanan nasional.


Dengan langkah ini, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam mendukung keberhasilan pembangunan Ibu Kota Nusantara secara menyeluruh—termasuk memastikan ketersediaan pangan bagi masa depan ibu kota negara.( M.J )