Menjaga Asa Pendidikan Anak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan di Aceh
Font Terkecil
Font Terbesar
DETIK NEWS | ACEH — PDI Perjuangan menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak korban bencana banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial partai dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam situasi bencana, pendidikan anak-anak tetap dipandang sebagai hak dasar yang perlu dijaga dan dilindungi bersama.
Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, Ketua DPP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ganjar Pranowo, Ketua DPP Bidang Pertanian dan Pangan Sadarestuwati, Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, serta Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga Maria Yohana Esti Wijayanti.
Kehadiran jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi para siswa, guru, dan orang tua yang tengah berupaya memulihkan kegiatan belajar mengajar pascabanjir. Dalam kesempatan itu, para pengurus juga berinteraksi dengan masyarakat dan pihak sekolah untuk menyerap aspirasi serta memahami kebutuhan pendidikan di lapangan.
Bantuan pendidikan yang disalurkan meliputi tas sekolah, seragam sekolah, alat tulis, perlengkapan belajar mengaji (iqro), serta meja belajar portabel. Sejumlah perlengkapan pendukung lainnya turut diberikan guna membantu anak-anak kembali belajar dengan lebih nyaman dan layak.
Sebanyak sekitar 130 siswa dari tiga sekolah dasar menjadi penerima manfaat, yaitu SD Negeri 09 Langkahan, SD Negeri 02 Langkahan, dan SD Negeri 07 Langkahan.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan berharap anak-anak Aceh Utara tetap memiliki semangat untuk belajar dan menatap masa depan dengan optimisme. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama membangun kehidupan berbangsa yang berlandaskan Pancasila dan nilai kemanusiaan.(sa/by)
