BREAKING NEWS

Berdayakan Ibu-Ibu Lewat BUMMAS 'Bertuah Bakery', Rumah Zakat Riau Raih Juara 1 Program ZISWAF Unggulan di FESyar Sumatera 2026


DetikNews.sbs,  PALEMBANG  - 7 JUNI 20026- Rumah Zakat Perwakilan Riau berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan Juara 1 Kompetisi Program Pemberdayaan Ekonomi Lembaga ZISWAF Unggulan dalam ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026. Kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Juni 2026, bertempat di Palembang, Sumatera Selatan.


Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar 2026 menjadi wadah kolaborasi strategis yang menghadirkan sedikitnya 122 pelaku usaha syariah dan UMKM unggulan dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera.


Pada puncak pengumuman kompetisi yang digelar Sabtu (6/6), dewan juri menetapkan Rumah Zakat Riau sebagai yang terbaik berkat keberhasilan Program Pemberdayaan Ekonomi di Desa Berdaya Perhentian Marpoyan melalui Kelompok BUMMAS (Badan Usaha Milik Masyarakat) Bertuah Bakery.


Program yang diinisiasi sejak tahun 2022 ini berfokus pada pengentasan kemiskinan dengan merangkul ibu-ibu dari keluarga pra sejahtera. Melalui dana zakat dari para donatur Rumah Zakat, kelompok ini dibina secara komprehensif—mulai dari bantuan pembelian alat, penyediaan bahan produksi, hingga edukasi dan pelatihan keterampilan (upskilling). Saat ini, produk-produk bakery yang dihasilkan telah berhasil dipasarkan secara luas dan mandiri.


Tidak berhenti di situ, dampak positif program ini terus bergulir. BUMMAS Bertuah Bakery kini telah melahirkan inovasi baru berupa kelompok Microfinance. Program turunan ini bertujuan memberikan bantuan modal usaha bagi keluarga pra sejahtera agar terbebas dari jerat rentenir, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan dan usaha yang sehat.


Ridu Wanto, Branch Manager/Representative Rumah Zakat Riau, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian ini.


    "Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras bersama. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program Desa Berdaya ini, khususnya para donatur yang telah mengamanahkan zakatnya. Dari zakat dan wakaf, lahir program yang tidak hanya memberi manfaat sesaat, tetapi mampu membangun kemandirian dan harapan baru bagi masyarakat," ujar Ridu Wanto.


Hadir langsung menerima penghargaan tersebut di Palembang, perwakilan dari Rumah Zakat Riau, Nur Aliza dan Tasvo Andre Saputra. Keduanya menyatakan bahwa kemenangan ini menjadi pemacu semangat bagi Rumah Zakat untuk terus melahirkan inovasi pemberdayaan yang berdampak nyata (real impact) di tengah masyarakat.


Melalui keberhasilan ini, Rumah Zakat Riau membuktikan bahwa optimalisasi dana ZISWAF yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan mampu menjadi pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.


Juliana. R

Kaperwil : Pekanbaru