Satlantas Polres Kutim Sambangi SLBN, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas untuk Siswa Berkebutuhan Khusus
DetikNews.sbs, SANGATTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini melalui program Commander Wish Polantas Karib/Police Goes To School (PGTS). Kali ini, edukasi menyasar para siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kutai Timur, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kutai Timur AKP Rezky Nur Harismeihendra, bersama personel Unit Kamsel dan Regident Satlantas Polres Kutai Timur.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Regident IPTU Gabriella Sari Dewi Siregar, Kanit Kamsel IPDA Sasnural, Bripka Sudarmin, Brigpol Suryani, Brigpol Hesty, dan Bripda Briyan A. Ompusunggu.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, fungsi marka jalan, hingga cara menjadi pengguna jalan yang aman dan bertanggung jawab.
Materi disampaikan dengan metode yang komunikatif dan mudah dipahami agar dapat diterima dengan baik oleh para siswa berkebutuhan khusus.
Kasat Lantas Polres Kutai Timur AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, edukasi keselamatan berlalu lintas harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Keselamatan berlalu lintas adalah hak dan tanggung jawab semua orang. Melalui Police Goes To School di SLBN Kutai Timur, kami ingin memastikan bahwa adik-adik berkebutuhan khusus juga memiliki pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan, serta pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya,” ujar AKP Rezky.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, menegaskan bahwa pendidikan lalu lintas merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
“Program Police Goes To School tidak hanya menyasar sekolah umum, tetapi juga sekolah luar biasa sebagai bentuk komitmen Polri memberikan edukasi yang inklusif. Kami ingin seluruh anak-anak, tanpa terkecuali, mendapatkan pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas sehingga mampu melindungi diri sendiri dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing,” kata AKBP Aryansyah.
Ia menambahkan, pendekatan yang humanis dan edukatif menjadi bagian dari upaya Polres Kutai Timur untuk membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti setiap sesi edukasi dengan semangat dan berinteraksi langsung dengan personel Satlantas saat mengenal berbagai rambu lalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Timur berharap budaya keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini dan menjangkau seluruh kalangan masyarakat tanpa terkecuali.
