BREAKING NEWS

Kombes Pol Restika Nainggolan Resmi Nahkodai Ditpolairud Polda Kaltim, Fokus Pengamanan Perairan dan Edukasi Sosial


DetikNews.sbs, Balikpapan - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Kombes Pol Restika Perdamean Nainggolan, S.I.K., resmi mengemban amanah baru sebagai Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisaian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) terhitung sejak Januari 2026.


Restika Nainggolan menggantikan pejabat sebelumnya, Kombes Pol Eduard Pardede S.I.K., M.H., yang kini mendapatkan penugasan baru di Mabes Polri sebagai Kasubditpamwisata Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.


Rekam Jejak dan Pengalaman


Sosok Kombes Pol Restika bukanlah orang baru di dunia kepolisian (Akpol) angkatan 1998 yang memiliki rekam jejak mempunyai. Sebelum dipercaya menjaga wilayah perairan Kalimantan Tumur, Restika dikenal memiliki pengalaman luas di bidang Reserse dan Lalu Lintas.


Kombinasi pengalaman di bidang penegakan hukum (reserse) dan pelayanan publik (lalu lintas) diharapkan menjadi modal kuat dalam memimpin Ditpolairud, mengingat karakteristik wilayah Kaltim yang memiliki jalur perairan strategis dan kebebasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN)


Visi dan Komitmen Baru


Dalam keterangannya pasca pelantikan Kombes Pol Restika menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan dari pejabat sebelumnya serta melakukan inovasi dalam pengamanan wilayah perairan.


“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengaman di wilayah perairan Kalimanatan Timur, sekaligus memperkuat edukasi sosial kepada masyarakat pesisir,” ujar Restika.


Fokus utama kepemimpinannya meliputi :

1.Stabilitas Keamanan Perairan

Memastiakan jalur logistik dan aktivitas ekonomi di lait Kaltim berjalan tanpa gangguan

2: Edukasi Sosial :

Melibatkan masyarakat dalam menjaga ekosistem lait dan meningkatkan kesadaran hukum.

3.Modernisasi Layanan : Optimalisasi penggunaan teknologi dalam patroli udara dan perairan


Transisi kepemimpinan ini dipandang sebagai langkah strategis Polda Kaltim dalam memperkuat pengawasan wilayah perairan, terutama di tengah meningkatnya aktivitas maritim seiring dengan pembangunan infrastruktur nasional di wilayah tersebut.


(Marudut Sijabat)