Alarm Kekerasan di Sekolah: Siswa SDN 181 Pekanbaru Diduga Dianiaya Guru Pakai Gagang Sapu
DetikNews.sbs PEKANBARU – Dunia pendidikan Pekanbaru kembali tercoreng. Dugaan penganiayaan berat menimpa siswa SDN 181 Pekanbaru. Pelaku diduga oknum wali kelas berinisial MD.
Korban berinisial JF, A, dan R kini trauma. “Anak saya takut sekolah,” kata salah satu wali murid yang namanya minta dirahasiakan. Data yang dihimpun menyebut kekerasan dilakukan dengan gagang sapu, penggaris kayu, dan sendok. Sasaran: kepala, bahu, tangan, kaki.
Yang membuat miris, korban diduga diancam agar tidak mengadu. “Disuruh diam, kalau ngomong ke orang tua bakal dipukul lagi,” ungkap sumber.
Kasus ini memantik reaksi BM LMB Nusantara. Minggu (19/4/2026), mereka layangkan surat aksi. Rabu, 22 April 2026, 150 massa akan geruduk Disdik Pekanbaru dan KPA.
Panglima BM LMB Nusantara Indra Gunawan menegaskan 3 dasar hukum yang dilanggar: Pasal 351 KUHP, Pasal 80 dan 54 UU Perlindungan Anak. “Ini mencederai hak anak di satuan pendidikan,” ujarnya.
Tuntutan massa tak main-main: usut tuntas, pecat pelaku, evaluasi Disdik, pulihkan korban, kawal kasus. Tembusan surat sudah dikirim ke Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan dan LAMR.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SDN 181 Pekanbaru maupun Disdik Kota Pekanbaru. Upaya konfirmasi masih dilakukan.
FAKTA RENCANA AKSI BM LMB NUSANTARA*
_Terkait Dugaan Penganiayaan SDN 181 Pekanbaru_
*Detail*
**Peristiwa** Dugaan penganiayaan siswa SDN 181 Pekanbaru oleh oknum wali kelas
**Waktu Terungkap* Minggu, 19 April 2026
*Terduga Pelaku* Oknum wali kelas berinisial MD
*Korban* Siswa berinisial JF, A, dan R. Mengalami trauma
*Dugaan Alat* Gagang sapu, penggaris kayu, sendok
*Lokasi Kekerasan* Kepala, bahu, tangan, kaki korban
*Modus Tambahan* Pengancaman agar korban bungkam
*Dasar Hukum Dilanggar* 1. Pasal 351 KUHP
2. Pasal 80 UU 35/2014
3. Pasal 54 UU 35/2014
*Penggerak Aksi* BM LMB Nusantara. Panglima: Indra Gunawan. Korlap: Tega Maulan Fitra
*Jadwal Aksi* Rabu, 22 April 2026, pukul 14.00 WIB s/d selesai
*Titik Aksi* Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru & Komisi Perlindungan Anak
*Estimasi Massa* ±150 orang
*5 Tuntutan* 1. Polda Riau usut tuntas transparan
2. Pemecatan & pidana untuk pelaku
3. Evaluasi pengawasan sekolah oleh Disdik
4. Pemulihan psikologis & jaminan aman korban
5. Kawal kasus hingga tuntas*Tembusan*Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, LAMR
.jpg)
