BREAKING NEWS

Alih Fungsi Hutan Pertanian di Kejajar Disorot Publik, Kades Sikunang: Saya Yakin Alam akan Marah


DETIK NEWS | WONOSOBO — Mayoritas masyarakat desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo sangat prihatin dengan adanya alih fungsi hutan pertanian yang semakin lama semakin mengkhawatirkan, bagaimana tidak hutan yang tadinya dipenuhi dengan pohon cemara yang berfungi sebagai resapan air, kini hampir gundul diganti dengan tanaman kentang yang dilakukan beberapa petani lokal yang diduga dikoordinir oleh oknum yang mengatasnamakan Perhutani.


Kepala Desa Sikunang, Nur Amin sangat prihatin dengan kejadian ini dan berharap pemerintah melalui dinas terkait agar segera secepatnya bertindak, karena bukan tidak mungkin jika dibiarkan akan sangat membahayakan masyarakat sekitar desanya.

"Dengan kedatangan teman-teman media saya sangat senang dan mensupport, dan harapan kami segera para oknum yang memang terlibat didalamnya segera diberi efek jera," kata dia, pada Senin (23/2). 


"Saya yakin alam akan marah jika terus menerus keberadaannya diusik bahkan dirusak oleh orang-orang yang hanya mementingkan urusan pribadi dan segelintir orang saja,” Imbuh Kepala Desa Sikunang, kepada awak Media. 


Ditempat terpisah, salah satu masyarakat Desa Sikunang yang bertemu dengan awak media menunjukkan beberapa hutan yang sudah rusak dan diganti dengan tanaman kentang. 
Benar adanya setelah dicek ternyata hampir semua hutan pertanian gundul tidak ada pohon cemara. Yang lebih ironis cara mereka mematikan pohon cemara dengan cara mengupas kulit pohon dan secara pelan-pelan pohon kering dan mati. (TIM/007)