Dinkes Kobar Lepas Delapan Dokter Gigi Internship, Siap Lanjutkan Pengabdian di Dunia Kesehatan
Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa penugasan delapan dokter gigi internship yang telah menjalani pengabdian selama enam bulan, terhitung sejak Februari hingga Juli 2026, di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selama mengikuti program, para peserta menjalani sistem rotasi atau rolling wahana guna memperluas pengalaman praktik pelayanan kesehatan. Pada tiga bulan pertama, empat peserta ditempatkan di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, sementara dua peserta bertugas di Puskesmas Natai Palingkau dan dua lainnya di Puskesmas Madurejo.
Setelah itu, seluruh peserta menjalani rotasi penempatan sehingga memperoleh pengalaman pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas.
Kepala Dinkes Kobar, Hardino, menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitas kesehatan wahana, pembimbing, serta peserta internship yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan PIDGI tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi bagi dokter gigi muda, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wahana dan para pembimbing yang telah mendampingi peserta selama menjalani masa internship. Berbagai masukan yang diberikan peserta juga menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program di masa mendatang,” ujar Hardino.
Ia menambahkan, berakhirnya masa internship bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal bagi para dokter gigi untuk memasuki dunia profesi secara mandiri. Pengalaman yang diperoleh selama pendidikan dan masa internship diharapkan mampu menjadi bekal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, serta mengedepankan keselamatan pasien.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSSI Pangkalan Bun, dr. Rita Wey, memberikan apresiasi atas dedikasi para peserta selama menjalankan tugas di lingkungan rumah sakit.
Menurutnya, selain membantu pelayanan kuratif di poli gigi, para dokter gigi internship juga aktif mendukung kegiatan promotif dan preventif melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
“Selama bertugas, para dokter internship menunjukkan komitmen dan dedikasi yang baik. Mereka tidak hanya memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga aktif melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan PKRS,” ungkapnya.
Melalui Program Internship Dokter Gigi Indonesia, Dinkes Kobar bersama RSSI Pangkalan Bun dan puskesmas wahana terus memperkuat kolaborasi dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan evaluasi dan pelepasan ini sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan yang berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Barat.(Gusti).


