Antisipasi Kemacetan Angkutan Barang, Pemkab Kobar Bahas Pelebaran Jalan Utama di Kumai
DetikNews SBS.Kotawaringin Barat – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait untuk membahas rencana pelebaran dan penataan ruas jalan utama di Kecamatan Kumai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat akibat tingginya aktivitas kendaraan angkutan barang.
Rapat yang berlangsung di ruang rapat Kantor Dishub Kobar, Senin (3/8/2026), dihadiri perwakilan Kepolisian, PT Jasa Raharja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dishub Kobar, Nur Soleh, mengatakan pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Forum Komunikasi Publik (FKP) yang sebelumnya digelar pada Juni 2026. Sebelum rapat koordinasi dilaksanakan, tim telah melakukan survei lapangan pada sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kumai.
"Survei lapangan telah dilakukan di beberapa ruas jalan utama, seperti Jalan Bendahara, Jalan Panglima Utar, Jalan Batu Belaman hingga Jalan Pasir Panjang. Hasilnya menjadi bahan pembahasan bersama dalam rapat koordinasi ini," ujar Nur Soleh.
Menurutnya, hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun langkah penataan infrastruktur jalan yang lebih efektif guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kobar, Daniel Parlindungan Manurung, menjelaskan bahwa usulan pelebaran jalan muncul seiring meningkatnya volume kendaraan angkutan barang yang melintas di ruas Jalan Pangkalan Bun–Kumai.Kondisi tersebut dinilai mulai memengaruhi kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.
"Forum Komunikasi Publik merekomendasikan adanya pelebaran ruas jalan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Aktivitas kendaraan angkutan barang yang cukup tinggi di jalur Kumai–Pangkalan Bun saat ini perlu diimbangi dengan penataan dan peningkatan kapasitas jalan," jelas Daniel.
Dalam rapat tersebut, Tim Survei Dishub Kobar turut memaparkan hasil kajian manajemen lalu lintas serta pendataan sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur utama distribusi logistik dan angkutan barang di Kecamatan Kumai.
Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam merumuskan kebijakan pengembangan infrastruktur jalan yang lebih terintegrasi.
Selain mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa, penataan jalan juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi potensi kemacetan di kawasan Kumai yang terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pelabuhan.
Dengan adanya sinergi antarinstansi, Pemkab Kobar berharap rencana penataan dan pelebaran jalan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas wilayah di Kecamatan Kumai. (Gusti)


