BREAKING NEWS

Posyandunak Dinas Pertanian Kobar Permudah Layanan Kesehatan dan Reproduksi Sapi di Desa Natai Raya

 


DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Bidang Peternakan terus memperkuat pelayanan kepada peternak dengan menggelar Pos Pelayanan Terpadu Ternak (Posyandunak) pada 7–14 Juli 2026.


Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan keberhasilan reproduksi ternak sapi melalui pelayanan langsung di lapangan.

Salah satu kegiatan Posyandunak dilaksanakan di Desa Natai Raya pada 8 Juli 2026 dengan dukungan Pemerintah Desa Natai Raya serta Penyuluh Pertanian yang mendampingi petugas selama kegiatan berlangsung.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kobar, Muhamad Samsudin, mengatakan Posyandunak merupakan inovasi pelayanan yang memudahkan peternak memperoleh berbagai layanan kesehatan dan reproduksi ternak tanpa harus datang ke fasilitas pelayanan.


Menurutnya, layanan yang diberikan meliputi suntik kesehatan sapi, pemeriksaan kebuntingan, hingga pemeriksaan organ reproduksi melalui palpasi rektal untuk mengetahui keberadaan folikel dan Corpus Luteum (CL) sebagai dasar penentuan program reproduksi dan Inseminasi Buatan (IB).


"Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan kepada peternak sekaligus mendukung peningkatan populasi dan produktivitas ternak di Kabupaten Kotawaringin Barat," ujar Samsudin.


Ia menambahkan, keberhasilan Posyandunak merupakan hasil sinergi antara petugas lapangan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan para peternak sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan efektif.


Sementara itu, salah seorang peternak di Desa Natai Raya, Chudori, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan gratis tersebut.


"Kami bisa memeriksakan kesehatan dan kebuntingan sapi tanpa mengeluarkan biaya. Semoga kegiatan Posyandunak terus dilaksanakan secara rutin," katanya.




Melalui program ini, Dinas Pertanian Kobar berharap kesadaran peternak terhadap pentingnya kesehatan hewan, manajemen reproduksi, serta deteksi dini gangguan reproduksi semakin meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan populasi dan produktivitas ternak di daerah.


Di sisi lain, sejumlah peternak berharap cakupan Posyandunak dapat diperluas hingga menjangkau seluruh desa di Kotawaringin Barat.


Mereka juga mengusulkan agar layanan ini disertai pendampingan teknis, ketersediaan obat-obatan, serta program Inseminasi Buatan (IB) yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan peternak dan mempercepat swasembada ternak di daerah,(Gusti).