BREAKING NEWS

Disperkimtan Kobar Survei Lokasi Penataan Pedagang Durian di Kawasan TPU Skip

 


DetikNews.sbs.Kotawaringin Barat – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan survei lapangan sebagai langkah awal penataan pedagang durian di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Skip, Rabu (1/7/2026).


Kegiatan ini bertujuan menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.


Survei dipimpin langsung oleh Kepala Disperkimtan Kobar, Letus Kilat Mantikei, didampingi Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Ignatius Dedy Aryanto, ST., bersama sejumlah perangkat daerah terkait.


Tim meninjau kondisi lapangan untuk mengkaji berbagai aspek, mulai dari aksesibilitas, keselamatan pengguna jalan, hingga kelayakan kawasan sebagai lokasi perdagangan yang tertata dan bersih.


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari penyusunan rencana penataan pedagang durian yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan TPU Skip.


Pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi yang mampu menyeimbangkan kepentingan pedagang dengan kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang tertib.


Dalam proses penataan, pemerintah memfokuskan perhatian pada beberapa aspek penting, di antaranya menjaga ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan kebersihan lingkungan di sekitar kawasan pemakaman, serta tetap menyediakan ruang usaha yang layak dan legal bagi para pedagang lokal.


Kepala Disperkimtan Kobar, Letus Kilat Mantikei, menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat mencari nafkah, namun mengajak para pedagang untuk memanfaatkan lokasi yang telah disiapkan sehingga aktivitas perdagangan tidak mengganggu fasilitas umum maupun pengguna jalan.




"Kami tidak melarang masyarakat berjualan, tetapi kami mengimbau agar tidak menggunakan area TPU, bahu jalan, trotoar, maupun fasilitas umum lainnya sebagai tempat berdagang. Mari bersama-sama menempati lokasi yang telah disediakan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan sekaligus mewujudkan Pangkalan Bun yang bersih, tertib, aman, dan nyaman," ujarnya.


Hasil survei lapangan ini akan menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam menentukan langkah penataan yang tepat.


Melalui penataan yang terencana, diharapkan kawasan TPU Skip menjadi lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.(Gusti).