Satgas SDA PUPR Kobar Bersihkan Saluran Pengendali Banjir di Dua Titik Kota Pangkalan Bun
Pada Jumat, 5 Juni 2026, Tim Satgas SDA PUPR Kobar melaksanakan pembersihan saluran induk pengendali banjir di Jalan Pancasila, kawasan Kolam Renang Pak Eko (Saluran Sungai Buun). Kegiatan dilakukan pada saluran sepanjang 15 meter dengan lebar 8 meter yang mengalami penumpukan sedimentasi dan sampah.
Selanjutnya, pada Sabtu, 6 Juni 2026, tim kembali melakukan pembersihan saluran induk pengendali banjir di Jalan Pemuda/Jalur Masjid Imam Syafi'i dengan panjang saluran 80 meter dan lebar 5 meter.Pembersihan ini bertujuan menjaga kapasitas saluran agar tetap optimal dalam mengalirkan air saat musim hujan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Barat, Suryadi, S.T., M.T., mengatakan bahwa kegiatan pemeliharaan saluran dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan permukiman maupun jalan utama.
“Kami terus berupaya menjaga fungsi saluran drainase dan pengendali banjir agar tetap berjalan optimal. Namun keberhasilan upaya ini juga memerlukan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.
Suryadi mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase dan sungai, dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Jangan membuang sampah ke saluran air maupun sungai. Jika saluran tetap bersih, aliran air akan lancar sehingga upaya pencegahan banjir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui kegiatan pemeliharaan rutin dan partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berharap sistem pengendalian banjir di wilayah Pangkalan Bun dapat berfungsi maksimal demi kenyamanan dan keselamatan warga.(Gusti)


