Dewan Adat dan Panitia Penobatan Sultan Kutaringin ke-16 Siap Audiensi dengan Bupati dan Forkopimda Kobar
Poto: Ketua Dewan Adat Kesultanan Kutaringin
DetikNews.sbs.Kotawarngin Barat – Dewan Adat Kesultanan Kutaringin bersama panitia penobatan Sultan Kutaringin ke-16 dijadwalkan akan melaksanakan audiensi dengan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kobar terkait rencana penobatan Sultan Kutaringin ke-16 yang akan dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.Audiensi tersebut akan dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak pemerintah daerah maupun unsur Forkopimda.
Sebelumnya, pihak Kesultanan Kutaringin melalui Dewan Adat telah menyampaikan surat permohonan audiensi kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.
Dalam audiensi tersebut, Dewan Adat dan panitia penobatan akan menyampaikan rencana pelaksanaan penobatan sekaligus memohon dukungan dari pemerintah daerah serta unsur Forkopimda demi kelancaran kegiatan adat dan budaya tersebut.
Ketua Dewan Adat Kesultanan Kutaringin, H. Gusti Aspani, mengatakan pihaknya juga akan menyampaikan bahwa tokoh yang akan dinobatkan sebagai Sultan Kutaringin ke-16 adalah Pangeran Arsyadinsyah (Mentri Dalam) yang merupakan putra Sultan Kutaringin ke-14 sekaligus saudara kandung Sultan Kutaringin ke-15.
Menurutnya, penobatan tersebut bukan hanya bagian dari pelestarian adat dan budaya, tetapi juga sebagai upaya menjaga marwah Kesultanan Kutaringin sebagai warisan sejarah masyarakat Kotawaringin Barat.
“Kesultanan Kutaringin merupakan bagian dari sejarah dan identitas budaya daerah. Harapannya ke depan dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya di Kotawaringin Barat,” ujar H. Gusti Aspani,Sabtu (16/5/26).
Sementara itu, Ketua Panitia Penobatan Sultan Kutaringin ke-16, Gusti Achmad Suryansyah, berharap seluruh unsur Forkopimda, khususnya aparat keamanan, dapat memberikan dukungan agar rangkaian kegiatan penobatan berjalan aman dan kondusif.
“Kami berharap dukungan dari Kapolres Kobar beserta seluruh unsur keamanan agar prosesi penobatan nantinya berjalan lancar, tertib dan tidak ada gangguan,” katanya.( Gusti)
Selain Kapolres Kotawaringin Barat, pihak panitia juga berharap dukungan dari Dandim 1014/Pbn, Danlanud Iskandar, Danlanal Kumai, Kejaksaan Negeri Kobar serta seluruh unsur Forkopimda lainnya.
Penobatan Sultan Kutaringin ke-16 direncanakan menjadi salah satu agenda adat dan budaya besar di Kabupaten Kotawaringin Barat pada tahun 2026.(Gusti).

